topleft
topright
Gerakan Wakaf Pohon PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 24 November 2008
Pohon pun kini bisa diwakafkan. Dr Hendra Khalid telah memulai mewakafkan tanaman untuk lingkungan di sekitar kediamannya di Semanggi, Ciputat, Tangerang.

Memang boleh wakaf tanaman? Hendra menjelaskan riwayatnya dari Umar bin Khatab menanyakan kepada Rasulullah bahwa dia diberi tanah di Khaibar. Rasul menyuruh Umar menanam di lahan tersebut, dan hasilnya disedekahkan.

Wakaf pohon juga begitu. ''Kita menyerahkan pohon, lalu dikelola oleh nadzir, hasilnya disedekahkan atau dinikmati masyarakat sekitar,'' ujar dosen UIN Jakarat itu. Tidak ada anjuran jenis pohon tertentu yang harus diwakafkan. Yang terpenting pohon itu bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Hendra mewakafkan pohon berbuah. Jumlahnya sekitar 20 pohon yang ia beli dari pedagang. Pohon yang ia wakafkan antara lain pohon jambu air, belimbing, dan mangga. Dia menunjuk salah seorang warga sebagai nadzir yang bertugas mengurus pohon-pohon tersebut. Penyerahan dan penanaman pohon dilakukan di hadapan nadzir dan masyarakat sekitar.

''Alhamdulillah pohon-pohon itu terawat dengan baik. Lingkungan sekitar pun semakin teduh. Tapi, pohon-pohonnya belum berbuah, karena baru setahun,'' jelas Hendra.

Menurut Hendra, jika setiap orang memiliki kesadaran mewakafkan satu atau dua pohon saja, dimulai dari lingkungan sekitarnya, pasti banyak sekali manfaatnya. Kalau pohon itu berbuah atau berbunga, hasilnya bisa dijual dan uangnya dimanfaatkan masyarakat sekitar. Selain itu lingkungan semakin asri, indah, teduh dan kaya akan oksigen. ''Saya berharap, selamatkan Indonesia dengan melakukan wakaf pohon,'' kata dia.

Menurut Hendra, dosen-dosen UIN Jakarta, khususnya di Fakultas Syariah, telah ikut andil mewakafkan pohon untuk ditaruh di setiap lantai. Gedung Fakultas Syariah terdiri dari tujuh lantai. Di setiap terasnya penuh dengan tanaman hias hasil wakaf para dosen. Ada Sansivieria (lidah mertua), bougenville (bunga kertas), palem, talas hias, dan lainnya. vie

Republika,

Ahad, 23 November 2008 pukul 09:12:00

Rindu Keasrian Lingkungan

 

 
< Prev   Next >

Galeri Foto

7.jpg

Jajak Pendapat

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Kinerja BWI Sekarang?
 

Pengunjung Aktif

We have 6 guests online
komunitaswakaf.org
Joomla Templates by JoomlaShack Joomla Templates